UAS Dirikan Rumah Quran Gratis

KAMPAR – Penceramah sejuta viewers, Ustaz Abdul Somad (UAS) mendirikan rumah Quran yang berlokasi di desa Rimbo Panjang, Kampar, Riau. Rumah Quran ini akan mendidik santri untuk menghafal Quran, dan semuanya gratis, termasuk untuk keperluan santri.

Salah seorang somad-dirikan-rumah-quran-gratis-di-riau-1622992003″>sahabat UAS, Hendriyanto, menjelaskan, di beberapa tempat tausiyah, Ustaz Somad selalu didatangi ustaz-abdul-somad-dirikan-rumah-quran-gratis-di-riau-1622992003″>jamaah, mewakafkan rumah atau tanah untuk Rumah Quran. Namun, disisi lain ada kesulitan dalam pengelolaannya karena kurang tenaga hafizh dan hafizhah.

“Ini dasar awal ide membuat Rumah Quran itu, untuk mencetak kader siap sebagai pendidik dan leader berbasis alquran,” ucapnya Minggu (6/6). Dia menjelaskan, gayung bersambut, niat baik itu dilancarkan Allah dengan menikahnya UAS dengan ustadzah Fatimah Az Zahrah, alumni pesantren tahfizh Al-Muqaddasah Ponorogo.

Rumah Quran yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Hj Rohana itu tahun ini telah menerima lebih kurang 20 santriyah khusus tahfizh Qur’an, dan semuanya gratis alias tidak dipungut biaya.“Pendirian Rumah Quran yang gratis ini juga sebagai bentuk bakti kepada ibunda Hj Rohana, agar menjadi amal jariyah,” jelas Hendri.

Sedangkan Yayasan Pendidikan Hj Rohana berdiri dengan nomor akta 5020092614102528. Apabila ummat ingin beramal bisa ke rekening Yayasan tercatat di Bank BNI Syariah dengan nomor rekening 7677777656 atas nama Yayasan Pendidikan Hajjah Rohana.

UAS mengajak masyarakat untuk mensosialisasikan pendirian Rumah Quran. Bahkan menggalakkan bagaimana para pejabat mendirikan rumah quran. “Selama menjabat sudah berapa rumah quran dibuat, karena itulah yang akan menjadi bekal di akhirat kelak,” tegasnya.

Keberadaan Rumah Quran itu bukan saja sarana tahfizh yakni menghapal quran, tapi juga untuk tahsin, yakni memperbaiki bacaan quran bagi warga sekeliling pondok. “Dari Rumah Quran ini juga bisa menghidupkan magrib mengaji bagi anak-anak sekitar. Juga bisa menjadi media pendidikan umat dari dasar,” jelas Hendri. Snd

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *