Doa Bersama Santri Bireun dalam Haul Abon Cot Puuk

Doa Bersama Santri

Doa Bersama Santri BireunPada tanggal 18 Februari 2024, ratusan santri, alumni, pengurus yayasan Pendidikan Islam Dayah Darussa’adah, serta unsur Forkopimda dan undangan lainnya, berkumpul untuk menggelar doa dan zikir bersama di Masjid Multazam dalam komplek Dayah Darussa’adah, Cot Puuk, Gandapura Bireuen. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati setahun meninggalnya H Muhammad Yusuf Ali, atau yang akrab disapa Abon Cot Puuk.

Doa dan zikir bersama ini dipimpin oleh Almukarram H Bukhari Muhammad, yang sering disapa Abon Gampong Teungoh, Sawang Aceh Utara. Acara haul ini menjadi momen spiritual yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan PhD, Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko SH MH, dan tim Forkopimda Bireuen. Turut hadir juga tokoh agama kecamatan, unsur Muspika Gandapura, para imum mukim, imum syik, perangkat desa, serta masyarakat Gandapura.

Peringatan haul ini bukan hanya sekadar doa dan zikir, tetapi juga menjadi wadah untuk bersilaturahmi dan mengenang jasa-jasa almarhum Abon Cot Puuk dalam pengembangan pendidikan Islam di daerah tersebut. Ketua umum YPI Darussa’adah, Tgk Ulil Amri SH MM, menjelaskan bahwa para undangan yang hadir dibagi ke beberapa tempat terpisah baik saat berdoa maupun makan siang.

Abon Cot Puuk, sebelum meninggal, telah meninggalkan warisan berupa Dayah Darussa’adah yang kini dipimpin oleh Hj Ummi Tiamansyah Ibrahim, istri almarhum. Dayah ini memiliki lebih dari 600 santri, didukung oleh dewan guru sebanyak 60 orang yang mengajar dalam berbagai bidang, termasuk pengajian dan pelajaran umum lainnya.

Tgk Amri menekankan bahwa Dayah Darussa’adah juga telah melibatkan diri dalam dunia pendidikan formal dengan adanya SMP dan SMA yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten, Badan Dayah, dan Kankemenag Bireuen. Keterlibatan Dayah ini menunjukkan kontribusi positif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik, mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan pengetahuan umum.

Acara haul ini juga memberikan ruang untuk kegiatan ekonomi dengan diadakannya bazar yang menjual berbagai bahan pelengkap ibadah seperti peci, baju koko, tasbih, dan lainnya. Hasil dari bazar ini akan digunakan untuk kebutuhan YPI Darussa’adah, yang menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan juga dapat memberikan dampak positif ekonomi kepada masyarakat sekitar.

Meskipun acara haul ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk unsur pemerintah daerah dan kepolisian, spirit utama acara ini adalah kegiatan keagamaan. Doa dan zikir bersama dihadirkan sebagai bentuk penghormatan dan pengabdian kepada almarhum Abon Cot Puuk yang telah berjuang dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam di Bireuen.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah, Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan PhD menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kontribusi Abon Cot Puuk dalam pengembangan pendidikan di daerah tersebut. Keberadaan Dayah Darussa’adah yang terus berkembang menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Islam memiliki tempat yang penting dalam membangun karakter generasi muda.

Dalam suasana doa dan zikir, para santri dan masyarakat setempat merasakan kebersamaan dan kehangatan, menciptakan iklim keagamaan yang kondusif. Semangat silaturahmi dan gotong royong terasa kuat dalam acara ini, mencerminkan semangat kebersamaan dan kesatuan dalam menjalankan nilai-nilai agama.

Peringatan haul Abon Cot Puuk di Dayah Darussa’adah, Gandapura Bireuen, bukan hanya menjadi acara keagamaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk merenung dan bersyukur atas peran tokoh agama yang telah memberikan kontribusi besar dalam perkembangan pendidikan Islam di daerah tersebut. Semoga semangat keagamaan dan pendidikan yang ditanamkan oleh Abon Cot Puuk terus berkembang dan memberi inspirasi bagi generasi penerus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *