UINSU Medan Kejar Akreditasi Unggul, Penguatan Tata Kelola Menuju Pencapaian Berkualitas

Akreditasi Unggul UINSU

UINSU MedanRektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan, Prof Dr Nurhayati, MAg, menyampaikan betapa pentingnya peraihan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) unggul bagi UIN SU Medan. Dalam pembukaan Penguatan Tata Kelola UINSU Berbasis Akreditasi Unggul, Prof Nurhayati menekankan bahwa akreditasi unggul menjadi fokus utama segala program dan kegiatan di universitas tersebut.

Penguatan tata kelola ini diselenggarakan di Hotel Niagara, Parapat, Kabupaten Simalungun, pada 19-23 Februari 2024. Acara ini diikuti oleh tim akreditasi, tim rencana strategis (renstra), wakil rektor, Ketua LPM, Sekretaris LPM, kepala dan pimpinan lembaga, serta unit sekitar UINSU. Sebagai narasumber, hadir Prof Dr Bukhari Muslim dari UIN Ar Raniry, Banda Aceh.

Bacaan Lainnya

Rektor menyatakan bahwa UIN SU telah mengalokasikan anggaran secara signifikan untuk proses reakreditasi. Saat ini, UIN SU memiliki akreditasi institusi dengan nilai B, yang dalam makna lama adalah ‘baik’. Namun, akreditasi ini belum dikonversi ke dalam sistem akreditasi baru, dan UIN SU berusaha meraih status akreditasi unggul.

Upaya UIN SU untuk mencapai akreditasi unggul mencakup berbagai program dan kegiatan yang sesuai dengan indikator penilaian. Rektor menegaskan bahwa universitas telah melakukan berbagai perbaikan mutu dalam beberapa tahun terakhir, termasuk perbaikan tata kelola, keuangan, manajemen kampus, dan peningkatan pada bidang Tri Dharma perguruan tinggi.

Tim akreditasi UIN SU menjadi harapan besar bagi kelembagaan dan sivitas akademika kampus ini. Rektor berharap bahwa tim ini dapat mewujudkan impian untuk meraih AIPT unggul pada tahun 2024 dengan perencanaan dan persiapan yang matang.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof Dr Azhari Akmal Tarigan, MAg, menjelaskan beberapa tahap yang telah dilalui tim akreditasi. Persiapan dan pembentukan tim, studi awal, benchmarking ke UIN Ar Raniry, penulisan rancangan atau draf LED dan LKPT, dan penguatan naskah adalah beberapa langkah yang sudah dilakukan.

Giat penguatan tata kelola berbasis akreditasi unggul ini diharapkan dapat membawa UIN SU mencapai persentase penyelesaian naskah sekitar 85-90 persen. Setelah itu, naskah akan disempurnakan untuk disubmit, dan penyelarasan dengan perubahan dalam sistem akreditasi nasional juga menjadi prioritas.

Pada akhir acara, dilakukan evaluasi awal yang dipimpin oleh rektor. Prof Dr Bukhari Muslim memberikan pandangan umum terkait penguatan tata kelola dan memberikan pencerahan sebagai narasumber. Jumlah peserta dalam kegiatan ini mencapai 50 orang, yang terdiri dari unsur terkait dalam universitas.

Langkah-langkah yang telah diambil oleh UIN SU untuk meraih status akreditasi unggul meliputi peningkatan tata kelola, keuangan, perencanaan, manajemen kampus, penjaminan mutu lembaga dan akademik, serta kerja sama lembaga. Dalam upaya meraih tujuan ini, UIN SU telah mengalokasikan anggaran secara signifikan dan melakukan berbagai perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam penguatan tata kelola ini, tim akreditasi UIN SU telah melalui beberapa tahap, termasuk persiapan, benchmarking, dan penguatan naskah akreditasi. Diharapkan bahwa dengan giatnya upaya ini, naskah akreditasi dapat diselesaikan dengan baik dan UIN SU dapat meraih status akreditasi unggul pada tahun 2024.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *