Bolehkah Menyantap Durian Saat Berbuka Puasa? Ini Kata Ahli Gizi

menyantap durian saat berbuka puasa

Durian, si “Raja Buah”, menjadi primadona bagi banyak orang, termasuk saat bulan Ramadan. Rasanya yang manis dan legit menggoda untuk dinikmati sebagai menu berbuka puasa. Namun, bolehkah sebenarnya menyantap durian saat berbuka puasa?

Dr. Tan Shot Yen, seorang ahli gizi, angkat bicara terkait hal ini. Menurutnya, tidak ada salahnya mengonsumsi durian saat berbuka puasa, terutama bagi orang yang sehat. Durian aman dikonsumsi kapanpun, termasuk saat perut kosong setelah berpuasa.

Durian baik-baik saja dikonsumsi kapanpun, termasuk saat berbuka puasa. Justru rasa manisnya bisa menjadi pilihan untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa,” ujar Tan kepada Kompas.com.

Namun, Tan mengingatkan bahwa penderita diabetes tidak dianjurkan mengonsumsi durian karena kandungan gula yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berbahaya bagi kesehatan mereka.

Bagi penderita diabetes, sebaiknya hindari durian. Masih banyak buah lain yang lebih ramah diabetes, seperti alpukat atau apel,” saran Tan.

Tips Aman Makan Durian Saat Berbuka Puasa

Bagi orang yang sehat, Tan menganjurkan untuk membatasi konsumsi durian saat berbuka puasa. Berikut tips aman makan durian saat berbuka puasa:

  • Batasi konsumsi: 3-4 butir per hari.
  • Jangan jadikan menu utama: Konsumsi durian setelah makan makanan bergizi.
  • Minum air putih: Untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
  • Hindari minuman berkafein: Seperti teh dan kopi.

Kandungan Gizi Durian

Durian kaya akan berbagai nutrisi, seperti:

  • Karbohidrat
  • Protein
  • Lemak
  • Serat
  • Vitamin C
  • Vitamin B kompleks
  • Kalium
  • Magnesium

Durian juga mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Efek Samping Konsumsi Durian Berlebihan

Meskipun durian memiliki banyak manfaat, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping, seperti:

  • Kembung
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Kenaikan gula darah

Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi durian dengan bijak.

Makan durian saat berbuka puasa boleh saja, asalkan dalam batas wajar dan tidak berlebihan. Orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Tips Menikmati Durian Saat Berbuka Puasa

  • Pilih durian yang matang dan berkualitas.
  • Konsumsi durian setelah makan makanan bergizi.
  • Batasi konsumsi durian maksimal 3-4 butir per hari.
  • Minum air putih yang cukup untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
  • Hindari minuman berkafein.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat menikmati durian dengan aman dan nyaman saat berbuka puasa.

Durian, Buah Kaya Manfaat dengan Aroma yang Khas

Durian, dengan aromanya yang khas dan rasa yang unik, selalu menjadi primadona bagi para pecintanya. Di balik aromanya yang kontroversial, durian menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan.

Kandungan Gizi Durian:

Durian kaya akan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Buah ini juga kaya akan serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Durian mengandung vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E, folat, dan kalium.

Manfaat Durian:

  • Meningkatkan energi
  • Memperkuat daya tahan tubuh
  • Melancarkan pencernaan
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Menjaga kesehatan tulang
  • Meningkatkan kesehatan kulit dan rambut
  • Membantu mengatasi anemia
  • Meningkatkan mood

Tips Memilih Durian yang Matang dan Berkualitas:

  • Pilih durian dengan aroma yang kuat dan khas.
  • Pilih durian dengan kulit yang berwarna hijau kekuningan dan agak berduri.
  • Ketuk durian dengan jari, durian yang matang akan terdengar bunyi “kopong”.
  • Pilih durian yang terasa berat saat diangkat.

Olahan Durian yang Lezat dan Mudah Dibuat:

  • Es durian
  • Pancake durian
  • Kue durian
  • Sate durian
  • Es krim durian

Durian merupakan buah yang kaya manfaat dengan aroma yang khas. Konsumsi durian dalam batas wajar dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Pastikan memilih durian yang matang dan berkualitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *